PIAGAM GUMI SASAK: MENJAGA, BUKAN MERUSAK KEBUDAYAAN SENDIRI Kita bisa ketahui bahwa sekarang, kebudayaan kita sudah bisa dibilang menyimpang dari apa yang sebenarnya diwariskan oleh nenek moyang kita. seperti yang kita lihat sekarag Nyongkolan dipakai sebagai ajang mabuk-mabukan, Bau Nyale sebagai tempat berzina, Presean sebagai tempat berjudi atau taruhan, contoh diatas sangat memperihatinkan karna bukan orang luar melainkan orang-orang kita yang membuatnya seperti itu. oleh karna itu kita membutuhkan sesuatu yang bisa menyadarkan masyarakat yang sudah merusak kebudayaannya sendiri. Piagam Gumi Sasak ialah sebuag dokumen yang berisi kesepakatan bersama untuk menyambung, menegakkan, mengingatkan, dan menghidupkan kembali kebudayaan Sasak berdasarkan landasan atau pedoman yang sebenarnya. Drs. H. L. Agus Fathurrahman adalah pencetus sekaligus pelopor Piagam Gumi Sasak ini'. tokoh-tokoh pencetus Piagam Gumi Sasak ialah para sejarawan dan tokoh masyarakat yang leng...